Langsung ke konten utama

Tugas 2 Pengantar Bisnis : Perusahaan Swasta dan Lembaga Sosial Serta Lembaga Keauangan. Bentuk-bentuk Yuridis Perusahaan

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=512057866438556858#editor/target=post;postID=3691327869393781418;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=5;src=postname

Tugas 2  Pengantar Bisnis : Perusahaan Swasta dan Lembaga Sosial Serta Lembaga Keauangan. Bentuk-bentuk Yuridis Perusahaan
Perusahaan swasta, yaitu perusahaan yang modal seluruhnya di miliki oleh pihak swasta dan tanpa campur tangan dari pemerintah setempat. Ada 3 (tiga) macam bentuk dari perusahaan swasta, terdiri dari perusahaan swasta nasional, yaitu perusahaan swasta yang di miliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI), perusahaan swasta asing, yaitu perusahaan swasta yang di miliki oleh Warga Negara Asing (WNA), perushaan campuran (Joint-venture), yaitu gabungan dari perusahaan swasta milik Warga Negara Indonesia (WNI) dengan milik Warga Negara Asing (WNA). Lembaga sosial adalah salah satu jenis lembaga yang mengatur berbagai macam rangkaian tata cara dalam melakukan hubungan antar manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan untuk mendapatkan ketentraman hidup. Fungsi lembaga sosial ialah untuk meningkatkan aktivitas manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam yang sudah tersedia. Lembaga keungan merupakan sebuah lembaga yang kekayaannya sebagian besar dalam bentuk tagihan (claims), artinya lembaga ini mempunyai bentuk aset riil lebih sedikit dari pada tagihan atau aset finansial yang bersifat sebagai perantara bagi mereka yang mempunyai dana bagi mereka yang memerlukan dana. Lembaga keungan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya. Pada umumnya lembaga ini di atur oleh reguasi keuangan dari pemerintah.
Bentuk yuridis perusahaan adalah badan usaha suatu organisasi yang merupakan kesatuan yuridis dan yang berusaha untuk mencari keuntungan dengan menggunakan faktor-faktor produksi. Bentuk yuridis dari suatu perusahaan atau dapat dikatakan bentuk-bentuk badan usaha antara lain perusahaan perseorangan, firma (Fa), perseroan komanditer (CV), perseroan terbatas (PT), BUMN (badan usaha milik negara), koperasi. Perusahaan perseorangan ialah perusahaan yang dimiliki oleh seorang yang langsung memimpin perusahaan tersebut. Pemiliknya memeliki tanggung jawab yang lebih besar dan juga beresiko. Firma merupakan badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Perseroan komanditer yaitu salah satu bentuk badan usaha yang umum digunakan para pelaku bisnis baik tingkat kecil sampai dengan menengah. Perseroan terbatas yaitu badan usaah yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas dari keuntungan perusahaan tersebut. BUMN adalah badan usaha yang permodalan seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh pemerintah. Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan dari prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi dibentuk bentujuan untuk menyejahterakan anggotanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepuasan Kerja

1.       Apa itu Kepuasan Kerja?  Pengertian Kepuasan Kerja  adalah Kondisi psikis yang menyenangkan yang dirasakan oleh pekerja/ pegawai di dalam suatu lingkungan pekerjaan atas peranannya dalam organisasi dan kebutuhannya terpenuhi dengan baik. Menurut Robins, kepuasan kerja atau  job satisfaction  diidentikkan dengan hal-hal yang bersifat individual. Karena itu, tingkat kepuasan setiap orang berbeda-beda dan hal ini terjadi apa bila beberapa faktor terpenuhi yaitu kebutuhan individu serta kaitannya dengan derajat kesukaan dan ketidaksukaan pekerja (Robins, 1999). Sementara itu, Nguyen et al (2003) menjabarkan konsep  job satisfaction  dipengaruhi hal-hal multidimensional dan tidak bisa diprediksi melalui dimensi tunggal. Didalam lingkungan perusahaan dan bisnis job satisfaction ini juga memiliki dimensi yang berbeda. Dimensinya yaitu jenis pekerjaan yang digeluti, kepuasan pada kompensasi, kepuasan pada superv...

Pemberian Kompensasi

1.       Pengertian dan faktor-faktor Pengertian Kompensasi adalah upah, gaji, dan semua fasilitas lainnya yang merupakan balas jasa atau pembayaran yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan kepada para pekerja atau karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Sistem kompensasi yang baik akan mampu memberikan kepuasan bagi karywan dan mungkin saja perusahaan dapat mempertahankan karyawannya juga. Dikarenakan kompensasi mempunyai arti penting bagi perusahaan, dimana kompensasi dapat mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Kompensasi sangat penting bagi karyawan itu sendiri sebagai individu, karena besarnya kompensasi merupakan ukuran nilai pekerjaan karyawan itu sendiri.  Sebaliknya besar kecilnya kompensasi dapat mempengaruhi prestasi kerja, motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Kompensasi bukan hanya penting untuk karyawan saja, melainkan juga penting bagi perusahaan itu sendiri, karena program-program kompensasi merupakan...

Perencanaan dan Pengembangan Karier

1.       Pengertian Karier, Perencanaan Karier dan Pengembangan Karier Ø   Penjelasan karir/karier Yang dimaksud dengan karir adalah suatu rangkaian perilaku dan sikap yang berhubungan dengan pengalaman maupun aktivitas kerja selama rentang waktu pada kehidupan seorang individu serta merupakan rangkaian aktivitas kerja berkelanjutan. Karir yaitu kondisi yang dapat menunjukan adanya peningkatan status kepegawaian seorang individu dalam organisasi sesuai dengan pekerjaan yang sudah ditentukan oleh organisasi tersebut. Karir merupakan kedudukan, rangkaian pekerjaan dan posisi yang pernah diduduki oleh seseorang selama masa kerjanya. Karir dapat menunjukan peningkatan maupun perkembangan pegawai secara individu pada suatu jenjang yang dicapai selama masa kerjanya di dalam organisasi. Ø   Perencanaan Karir . Perencanaan karir adalah proses dimana seorang individu dapat menidentifikasi maupun mengambil langkah-langkah dalam mencapai tujuan...